Perbanyak close-up

Jangan takut membawa kamera anda ke dekat subjek untuk mendapatkan shot yang memperlihatkan ditil sang subjek.

Gambar yang kaya ditil hampir selalu menghasilkan video yang menarik setelah diedit menjadi rangkaian klip.

Salah satu alasan utamanya adalah close-up shot bisa menangkap emosi dan mood subjek.

Bagaimana dengan subjek berupa benda mati atau aktivitas? Close-up juga bisa menyuguhkan informasi visual yang unik

Kebanyakan orang ingin melihat dari dekat benda atau aktivitas yang sedang dilakukan orang lain, khususnya jika barang atau kegiatan langka itu bukan bagian dari pemandangan biasa dilingkungannya.

Pertimbangan lain close-up shot perlu diperbanyak adalah video dan televisi pada dasarnya adalah close-up medium. Artinya, video memerlukan banyak close-up shot untuk bisa efektif mengkomunikasikan pesan dan cerita kepada audiens.

Seorang videografer mematok dari keseluruhan shot untuk proyek video yang akan dia garap: 50 persen close-up shot, 25 persen medium shot plus 25 persen long shot.

Khusus untuk subjek manusia, ada tip sederhana Untuk mendapatkan close-up shot yang kuat. Pastikan anda baru tekan tombol rec setelah bagian putih mata si subjek terlihat jelas.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Videografi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s