Variasi itu sangat penting

SEBAGAIMANA dalam banyak urusan dalam dunia, variasi itu sangat penting.

Video yang hanya berisi wide shot dan medium shot saja membosankan. Ketika mengambil gambar, coba rekam wide shot, lalu medium shot dan juga close up.

Jika klip-klip mentah tersebut diedit, sekuens video yang diperoleh dijamin lebih menarik untuk ditonton. (Sekuens tidak harus dimulai dari wide shot ke close=up. Kombinasi close-up, medium dan wide shot bisa jadi tidak kalah menarik).

Selain ukuran – wide, medium dan close-up, camera angle atau sudut kamera terhadap subjek merupakan pilihan lain untuk mendapatkan klip video yang variatif.

Camera angle yang paling umum digunakan adalah eye level – kamera kurang lebih sejajar dengan subjek. Hasilnya adalah klip yang menyuguhkan pemandangan yang biasa dilihat oleh orang dewasa.

Meski dianggap menyuguhkan pemandangan yang biasa dilihat orang [dewasa], eye level bisa menghasilkan shot yang “luar biasa”. Misalnya, ketika mengambil kegiatan balita atau anak-anak bermain, posisi kamera diturunkan hingga kurang lebih sejajar atau bahkan rata dengan mata mereka.

Merekam klip dari low angle, high angle, bird’s eye view dan bahkan frog’s eye view bisa memperkaya keragaman shot. (Meski perlu dicatat bahwa low angle dan high angle mungkin menghasilkan efek yang mungkin tidak dikehendaki).

Dengan kombinasi antara shot size dan camera angle, video biasa-biasa saja sekalipun bisa tampak luar biasa.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Rehal. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s